![]() |
| Foto : Camat Andoolo, Sutami Silondae saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka agenda musrenbangdes di Lalonggombu, Kamis 29 Januari 2026 |
CHANNELSULTRA.COM, Pemerintah Desa Lalonggombu, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan, gelar Musrenbangdes dalam rangka menentukan dan menyepakati program yang akan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDes ) tahun 2026, kegiatan ini merupakan forum partisipatif dalam mempertemukan antara Pemdes, BPD dan tokoh masyarakat yang berlangsung di Balai Desa Lalonggombu pada Hari Kamis 29 Januari 2026 sekira pukul 09.10 wita hingga usai
Forum Musrenbangdes di Desa Lalonggombu, dibuka Langsung oleh Camat Andoolo, Sutami, yang didampingi oleh Kades Lalonggombu, Junaedin, Ketua BPD, Ali Maid Saparu, Sekertaris Desa, Irwan Burhan, Pendamping Lokal Desa, Adi Jaksana Silondae, Sabar Supryadi, Penyuluh KB Kecamatan Andoolo, Babinsa, Saekoni, Ketua TP - PKK Desa Lalonggombu, Sukaesih serta jajaran Pemdes dan lembaga Desa lainnya dan masyarakat
![]() |
| Foto : Kades Lalonggombu, Junaesin, S. Si saat menyampaikan sambutan Musrenbangdes, yang berlangsung di Balai Desa, Kamis 29 Januari 2026 |
Dalam sambutan Kades Lalonggombu menyampaikan bahwa, Alhamdulillah, pada pagi hari ini, kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga masih dapat menghadiri undangan kami dalam rangka melaksanakan Musrenbangdes, untuk menyepakati apa yang akan menjadi program dalam RKPDes tahun ini 2026. Sholawat dan salam kita haturkan pada Baginda Rasulullah Nabi Muhammad Saw serta para sahabatnya semoga diakhir zaman kita diakui sebagai pengikutnya, ucap Junaedin
Musyawarah yang segera akan dilaksanakan saat ini merupakan kegiatan atau pertemuan perdana bagi kita semua pada Bulan Januari tahun 2026, dalam rangka melaksanakan musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa ( Musrenbangdes), sehingga menjadi penentu arah pembangunan tahun ini dengan memanfaatkan serta memaksimalkan Dana Desa yang mengalami penurunan drastis dari 600 jutaan lebih pada tahun lalu menjadi 200 juta lebih untuk saat ini 2026, jelas Junaedin
![]() |
| Foto : Peserta forum musrenbangdes di Desa Lalonggombu saat menyanyikan Lagu Indonesia Raya |
Dalam pertemuan perdana saat ini, ucap Junaedin, kiranya kita semua sebagai masyarakat Desa Lalonggombu dalam keadaan sehat walafiat sehingga dapat melaksanakan tugas kita masing - masing dengan baik
Musyawarah saat ini, kata Junaedin, merupakan agenda penting dalam menentukan RKPDes tahun 2026, sehingga diharapkan pada semua peserta rapat agar dapat turut serta memikirkan kegiatan apa yang dapat dilaksanakan dalam pembangunan tahun ini, melihat dana desa yang begitu minim sekaligus untuk kita menyepakati kegiatan RKPDes 2026, tuturnya
Masih Kades Lalonggombu, untuk Jajaran Pemdes saat ini ada beberapa jabatan yang kosong seperti Kadus dan RT ada yang mengundurkan diri dengan alasan capek, sehingga ini menunggu regulasi untuk kemudian dilakukan penggantian apalagi terdapat beberapa Aparat Desa yang lolos PPPK paruh waktu, jelasnya
Diakhir sambutannya, Kades Lalonggombu mengingatkan pada semua peserta rapat, bahwa, pada tahun 2025 ada Bangunan yang perlu dirampungkan pengerjaannya, sehingga masih membutuhkan penganggaran untuk proses penyelesaiannya dan merupakan tempat penting dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan Desa, tutupnya
Hari ini berdasarkan jadwal merupakan Hari ke Dua dalam melaksanakan kegiatan Musrenbangdes dalam lingkup Kecamatan Andoolo, sesuai dengan amanat Permendes Nomor 15 tahun 2025 tentang petunjuk operasional atas fokus penggunaan dana desa tahun 2026 merupakan acuan dalam menyusun program program kerja pemerintah Desa, ucap Camat Sutami Silondae.
Bahwa Dana Desa tahun ini 2026 menjadi turun drastis bilah dibandingkan tahun lalu, hal ini, Kata Camat Andoolo, bukan saja terjadi pada satu Desa namun terjadi pada semua Desa secara Nasional, bahkan di Konawe Selatan pada tahun 2025 ada 108 Desa yang tidak cair Dana Desanya pada tahap Dua, sehingga kami berharap pada tahun 2026 tidak terjadi hal yang serupa lagi, olehnya itu, tambahnya lagi, perlu penyusunan program yang lebih baik lagi, jelasnya
Pada tahun ini, Akan dilaksanakan lomba Posyandu 6 SPM secara Nasional, olehnya itu, masih Sutami, perlunya untuk penganggaran kegiatan pelatihan yang akan melibatkan 6 Kader dan di SK kan oleh Bupati Konawe Selatan, sehingga Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten akan menyeleksi kader kader yang akan di SK kan untuk menempatkan sesuai dengan porsinya, tuturnya
Masih Camat Andoolo, terkait masaalah lomba Desa tahun ini akan ditiadakan, namun lomba secara administrasi itu masih ada yang melibatkan PKK dan Dasa wisma, olehnya itu, tambahnya lagi, PKK agar dapat melaksanakan pelatihan dalam pengisian formulir yang terbaru
Terkait anggaran yang minim tahun ini, agar dikondisikan dalam pelaksanaan programnya, dengan ucapan "Bismillahirrahmanirrahim" agenda Musrenbangdes saya nyatakan dibuka dengan resmi, pungkasnya
Musrenbangdes ini merupakan bagian atau tahapan yang wajib dilakukan, sehingga Desa sebelum penetapan APBDes wajib melalui tahapan tahapan musyawarah, mulai musdes yang telah dilaksanakan pada beberapa bulan lalu, kemudian Musrenbangdes dalam penetapan RKPDes, kemudian nanti beberapa pekan kedepan akan dilakukan musyawarah penetapan APBDes, ucap Adi Jaksana Silondae
Terkait pagu Dana Desa Lalonggombu tahun ini 2026 sebesar Rp. 261.536.000.00; atau turun 464.000.000.00; menyangkut regulasi dalam penggunaan Dana Desa tahun ini mengacu pada Permendes Nomor 16 tahun 2025
Musyawarah saat ini, kata Adi, fokus membahas pada Dana Desa saja, mengingatkan pagu dan regulasinya sudah ada. Dalam Permendes Nomor 16 tahun 2025 terdapat 8 fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 diantaranya :
1. Dana Desa digunakan untuk penanganan kemiskinan ekstrim, dalam bentuk BLT Desa.
2. Penguatan Desa Berketahanan iklim dan tangguh bencana,
3. Peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa,
4. Program ketahanan pangan,
5. Dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih,
6. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur Desa melalui padat karya tunai Desa,
7. Pembangunan infrastruktur digital dan teknologi desa, dan
8. Program sektor prioritas lainnya, jelasnya
Untuk besaran BLT tahun ini paling banyak 300.000.00 dan dibayarkan paling banyak 3 Bulan sekaligus, artinya tidak harus sampai 12 bulan, tutup PLD
Dalam Musrenbangdes di Desa Lalonggombu, peserta forum sepakati pemberian BLT hanya 4 Bulan dengan besaran 250.000.00/Bulan/KPM dalam Satu Tahunnya
Selain itu, disepakati beberapa kegiatan fisik yang menjadi fokus tahun 2026 diantaranya :
1. Penambahan gedung Posyandu,
2. Pembuatan sarana olah raga,
3. Pengadaan KWH Listrik,
4. Rehab Kantor Desa, dan
5. Pengadaan peralatan adat
Laporan : Akbar



